LONDON – Sekumpulan teknisi asal Inggris Selasa (5/2/2008) mengumumkan pada publik mengenai rencana penerbangan dari Eropa ke Australia kurang dari lima jam.

Pesawat A2, didesain oleh perusahaan teknik Reaction Engines yang berbasis di Oxfordshire, Inggris Selatan. Pesawat tersebut mampu membawa 300 penumpang dengan kecepatan hampir 6.400 km per jam, atau lima kali lebih cepat dari kecepatan suara.

A2 mempunyai panjang 143 meter, sekira dua kali lipat lebih panjang dibandingkan jet terbesar saat ini. Tidak hanya itu, A2 mempunyai kemampuan terbang non-stop sejauh kurang lebih 20.000 km.

“Pesawat ini dapat beroperasi hingga 25 tahun mendatang,” ujar Vice President European Space Agency sekaligus Project Officer The Long-Term Advanced Propulsion Concepts and Technologies (LAPCAT) Alan Bond pada Guardian Daily, yang dikutip AFP, Rabu (6/2/2008).

“A2 direncanakan akan meninggalkan Airport Internasional Brussels terbang via Atlantik Utara melewati North Pole kemudian bantaran Pasifik lalu berakhir di Sydney,” jelasnya mengenai rute penerbangan A2.

Penerbangan ini akan memakan waktu 4 jam 40 menit. “Hal itu memang sulit dipercaya. Tapi, kita berada di generasi masa depan, tidak ada yang tidak mungkin untuk melakukan perjalanan sehari ke Australasia,” imbuhnya.

Tarif yang akan diberlakukan untuk pesawat A2 sekira 3.500 pounds atau kurang lebih Rp64 juta. (mbs)

Sumber : Okezone