pulau komodo
Lima penyelam (scuba diver) dari Eropa diharuskan bertempur melawan seekor komodo selama 36 jam saat terdampar di pulau berpenghuni reptil mematikan di Indonesia, Pulau Komodo, setelah terbawa arus kuat dari pulau Flores.

Kelima penyelam tersebut terdiri dari tiga orang asal Inggris, seorang dari Perancis, dan seorang dari Swedia. Kelimanya terdampar selama dua hari sampai akhirnya tim penyelamat menemukan mereka pada pertengahan hari Sabtu (7/6/2008).

Penyelam asal Perancis, Laurent Pinel mengatakan, dia dan rekan penyelam lainnya harus menghadapi seekor komodo dengan bebatuan dan benda-benda sampah di dalam air sampai tim penyelamat datang dari Taman Nasional Komodo, sebelah timur Bali.

“Di pantai, seekor komodo tiba-tiba datang ke arah kami pada siang bolong,” ujar Laurent kepada AFP, Minggu (8/6/2008), yang menggambarkan kronologi datangnya komodo sampai masing-masing penyelam membela diri dengan bermodal batu untuk menakut-nakuti reptil tersebut.

Laurent juga mengaku bahwa selama terdampar mereka tidak mempunyai apa-apa untuk dimakan. “Untuk menghilangkan rasa lapar, kami memakan segala benda hidup yang menempel di batu karang,” kisahnya.

Sementara itu, pihak kepolisian setempat, Victor Jumadu, mengatakan keadaan para penyelam kini sudah sangat baik. “Keadaan mereka sudah cukup baik, tidak ditemukan luka sama sekali. Mereka terlihat sangat bahagia ketika bertemu rekannya satu sama lain, saling berpelukan dan menangis ketika sampai di pelabuhan,” pungkasnya. (Okezone)