Oleh Melayubertuah

Umat Islam menyerbu kantor bupati Purwakarta, dikarenakan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi tersebut mengatakan dengan mendengarkan alat musik kecapi suling bisa mengingatkan kita kepada Allah bagi yang memaknainya , tapi tidak memberikan jaminan mendengar ayat suci Al Quran akan menggetarkan hati.

Wargapun tersinggung karena bupati terkesan dengan menyamakan Al Quran dengan alat musik kecapi suling, mereka sempat merusak atribut hasil karya Bupati Purwakarta, bahkan masapun membakar photo Bupati Purwakarta, masapun memaksa bupati meminta maaf kepada umat muslim.

Massa Umat Islam mengancam jika bupati berdiam diri menyikapi tindakannya yang telah melecehkan islam, maka Umat Islam Purwakarta akan membuat laporan tindakan penistaan agama ke kantor kepolisian , bahkan masa pun mengancam Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi akan lengser dari jabatannya. [Melayubertuah.wordpress.com]