Oleh Rizal
Departemen Manajemen FEUI

Pada 7 Juli 2008, Komisi Pemilihan Umum mengumumkan 34 partai yang berhak ikut meramaikan pesta demokrasi sebagai partai peserta Pemilu tahun 2009. Setidaknya ada tiga hal yang menarik dari fenomena pesta demokrasi di republik ini dalam dua event Pemilu 2004 dan Pemilu 2009 di mana rakyat secara langsung memilih calon yang dijagokan.

Pertama, Pemilu 2004 dan 2009 merupakan pemilihan dengan sistem multipartai di mana pada 2004 diikuti oleh 24 partai dan pada 2009 sebanyak 34 partai. Ini mengingatkan kita pada pemilihan umum pertama pada 1955 yang diikuti oleh 29 partai dan perorangan.

Kedua, Pemilu 2009 diwarnai oleh berbagai aktivitas kampanye yang hampir mirip dengan kegiatan promosi produk-produk komersial baik melalui iklan TV, majalah, surat kabar, maupun media lainnya.

Ketiga, maraknya para selebritas yang berbondong-bondong terjun ke dunia politik antara lain aktor Rano Karno menjadi Wakil Bupati Tangerang atau Dede Yusuf menjabat sebagai wakil Gubernur Jawa Barat.

Belakangan muncul nama seperti Syaiful Jamil yang diusung PPP sebagai calon Wakil Wali kota Serang, Ikang Fawzi melalui PAN diusulkan menjadi calon Wakil Wali kota Tangerang, Primus Yustisio yang mencalonkan diri sebagai Bupati Subang, Gusti Randa diajukan sebagai kandidat Wali kota Padang walaupun akhirnya gagal sebelum pemilihan, atau Ayu Soraya yang maju dengan dukungan PKB sebagai calon Wakil Bupati Tegal.

Belum lagi di parlemen atau fungsionaris partai seperti Nurul Arifin, almarhum Sophan Sopian, Rieke Diah Pitaloka, Adjie Massaid, Marissa Haque yang telah dicopot keanggotaan partainya, dan lainnya…
Selengkapnya..