Ketua Majelis Syura (MS) Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra menilai syarat dukungan bagi calon presiden (capres) yang ditetapkan dalam undang-undang Pemilihan Presiden (UU Pilpres) menyulitkan langkah tokoh muda.

Menurut Yusril, angka 20 persen kursi dan 25 persen suara dirasa mempersempit ruang gerak anak muda untuk ikut dalam pertarungan capres.

“Sulit bagi yang usia muda untuk tampil kalau keputusan syarat suara tetap seperti yang sekarang,” ujar Yusril saat menyampaikan orasi di acara Orasi dan Diskusi Politik: Merumuskan Agenda Politik Kaum Muda dalam Pemilu 2009 di Kampus Universitas Indonesia (UI), Depok, Kamis (30/10/2008).

Yusril menyayangkan ditetapkannya syarat dukungan tersebut. Pasalnya, kaum muda makin tidak mampu ikut bersaing dalam pergelutan demokrasi lima tahunan itu karena biaya demokrasi yang mahal.

“Kelompok yang tidak memiliki basis ekonomi yang kuat akan sulit ikut dalam pertarungan ini. Kaum muda adalah bagian dari kelompok ini,” tandas mantan menteri kehakiman dan HAM ini.

Rosmiyati Dewi Kandi – Sindo (Okezone)