Cape Town – Laura Pistorious adalah seorang wanita muda kulit putih Afrika Selatan yang mengelola sebah pub minuman keras di kota pantai Campsby di Cape Town.

“Aku punya kebiasaan meminum minuman keras yang sangat buruk dan aku pikir saya telah meninggalkan gaya hidup kelas atas,” kata laura kepada islamonline.net

Dia telihat bahagia dari luar, menggunakan baju bermerek, meminum minuman keras dan berpesta setiap waktu.

Tapi di dalam dirinya, Laura selalu merasakan ada sesuatu yang tidak benar dan merasakan sesuatu yang terbakar di dalamnya.

Meskipun di besarkan dalam keluarga katholik yang sangat taat, dia bahkan berhenti memperacayai Tuhan di sebabkan gaya hidup jetset dan kecanduan minuman keras.

“Aku telah  mencapi suatu titik dalam hidupku dimana saya tidak percaya Tuhan lagi.

Hidup Laura mendadak berubah setelah ia bertemu dengan seorang temannya yang telah masuk Islam.

Hidup Laura mendadak berubah setelah ia bertemu dengan seorang temannya yang telah masuk Islam

“Setelah mendengar teman Muslim saya, mlam itu aku menangis dan berdoa.”

Laura berkata setelah doa-doa panjang, sebuah keajaiban terjadi dalam hidupnya.

Dia tiba-tiba mengatasi 4 tahun kecanduan minuman kerasnya dan mulai belajar lebih banyak tentang Islam.

“Sampai titik ini, dia tidak berpikir dia akan berakhir sebagai seorang Muslim.

Tetapi pada September 2001 sebelum mulai bulan suci Ramadhan, Laura mengucapkan syahadat, pernyataan keIslaman bagi seseorang.

“Segala puji bagi Allah, saya masuk Islam melalui seorang teman Muslim dan hidup saya berubah dengan sepenuhnya.”

Setelah perubahan tersebut, Laura keluar dari pekerjaannya di pub minuman keras trendy.

“Setelah menjadi Muslim, saya menemukan lebih banyak tentang Islam dan memberikan pengumuman untuk berhenti bekerja dan bahkan tanpa memiliki tawaran pekerjaan lain,”
kenang Laura dengan jilbab tertutupnya.

“Tetapi saya percaya kepada Allah.”

Laura mengatakan kedua orang tuannya yang Katholik, terutama sang ayah, telah menerima pilihan agamanya dan seringkali bertanya kepadanya tentang Islam.

“Sejak saya masuk Islam dan keluar dari pekerjaan sebagai manejer di pub, saya mulai pulang lebih awal kerumah dan orang tua saya gembira dengan hal ini,” kenangnya.

Saya berharap, suatu hari nanti mereka pun akan masuk Islam

“Saya berharap, suatu hari nanti mereka pun akan masuk Islam.

Sebulan terahkir Laura mendapatkan pekerjaan yang lebih baik, tetapi ia mengatakan kepada bosnya, seorang Kristen, ia hanya ingin bekerja jika diizinkan untuk memiliki awaktu shalat.

Dia menyetujuinya.

“Ketika anda melakukan hal-hal baik dengan alasan yang tepat, Allah akan meridhoi kamu, percaya Laura yang menjadi host talk show sebuah radio di Cape Town.

“Sekarang, saya punya hubungan yang baik dengan keluarga, teman dan segala puji bagi Allah, saya hidup lebih sehat sebagai hasil dari keIslaman saya.” (aa/IOL/Voa-Islam)