Internet


Gaya hidup serba praktis telah melekat pada generasi muda saat ini. Tak heran, semua teknologi yang dapat mempersingkat waktu dan memudahkan pekerjaan semakin digandrungi. Termasuk cara mendapatkan informasi atau berita.

Menurut survei yang dirilis lembaga riset Pew Research Centre, masyarakat di benua Amerika saat ini cenderung memilih televisi dan media internet untuk mendapatkan berita ketimbang koran. Konsumen berita online dan televisi rata-rata adalah pembaca usia muda. Sementara kelompok yang tua, lebih menyukai membaca koran.

Survei Pew tersebut juga menunjukkan pengguna dua sumber berita sekaligus, yaitu koran dan internet, mempunyai tingkat kebutuhan yang sangat tinggi akan berita-berita terkini. Selain itu, bila dikategorikan secara sosial, golongan itu diistilahkan sebagai ‘integrator’, yaitu kelompok yang suka melakukan integrasi.

Kelompok ini memiliki ciri khas sendiri. Mereka kelompok masyarakat yang berpendidikan tinggi, lebih canggih, tercukupi secara materi, serta masuk dalam golongan berpengaruh. Selain itu, bila dibandingkan dengan kelompok yang hanya terfokus pada berita dari internet saja, usia kelompok ini pun rata-rata lebih matang. Jumlahnya 23% dari total responden yang disurvei.

Penelitian semesteran Pew Research Centre mengenai kebiasaan konsumsi masyarakat yang baru ini dilakukan terhadap 3.615 orang dewasa. Usia mereka di atas 18 tahun. Adapun tingkat margin kesalahan adalah 2%.

Dalam riset ini, diketahui televisi masih dianggap sumber berita utama dibandingkan media lain. Porsinya adalah 46% dari total responden, dengan usia rata-rata di atas 50 tahun. Umumnya, kelompok ini bukanlah pengkonsumsi berita internet .

Sedangkan usia rata-rata kelompok pemakai berita internet, paling muda adalah sekitar 35 tahun. Kelompok ini mencakup 13% dari total responden. Golongan ini secara khusus kurang bergantung kepada berita-berita televisi. Mereka lebih senang menggunakan komputer dan membaca melalui internet daripada versi cetak. Tingkat pendidikan konsumen berita online ini secara umum lebih tinggi dari kelompok lainnya.

Hasil survei ini sejalan dengan penelitian yang menunjukkan turunnya jumlah surat kabar yang beredar di AS. Menurut Media Consultant Freedom Forum, sejak tahun 1959, tercatat sebanyak 300 ribu perusahaan surat kabar tutup.

Diungkapkan pula, konsumsi masyarakat akan berita telah bergerak menuju konsumen media internet. Sejumlah 50% pembaca surat kabar di AS beralih menjadi pembaca situs berita. Hal itu dapat menjelaskan tren pertumbuhan media-media internet, baik versi media cetaknya ataupun yang hanya berupa situs berita.

Secara keseluruhan, hasil survei ini menunjukkan masyarakat pengkonsumsi surat kabar harian turun menjadi 34% dari 40% pada tahun 2006. Sementara responden yang menyatakan mengkonsumsi berita melalui internet minimal tiga kali dalam seminggu meningkat menjadi 25%, dibanding tahun 2006 sebanyak 18%.

Apakah hal ini akan terjadi di Indonesia? Lihat saja nanti.. (Sumber : Inilah)


Mozilla secara resmi mengumumkan bahwa peluncuran aplikasi browser berbasis open-source Firefox 3 akan siap disuguhkan pada 17 Juni. Mozilla berharap pemecahan rekor terjadi pada hari yang diklaimnya sebagai Download Day tersebut.

Menurut pernyataan yang dipaparkan di website Mozilla Developer Center, seperti dilansir ZDnet, Minggu (15/6/2008), meskipun telah memakan waktu pengembangan hingga hampir tiga tahun, aplikasi ini setidaknya harus benar-benar siap pakai sebelum benar-benar diluncurkan.

“Setelah aktif lebih dari 34 bulan mengembangkan aplikasi ini, dan dengan kontribusi ribuan orang, kami sangat bangga untuk mengumumkan bahwa kami telah siap. Kami harap Firefox 3 bisa diluncurkan pada 17 Juni . Pakailah topi pestamu dan bersiap untuk download Firefox 3, browser web terbaik saat ini,” papar pihak Mozilla.

Mozilla mengaku sangat berharap untuk memecahkan rekor dunia Guinness pada hari peluncurannya sebagai aplikasi dengan download terbanyak dalam kurun waktu sehari. Hingga saat ini belum ada kategori tersebut, sehingga Mozilla akan lebih gampang menyandang rekor tersebut. Dikabarkan dalam kurun waktu 24 jam, Firefox 3 ditargetkan capai 1,6 juta kali download.

Di samping itu, Mozilla diketahui memiliki anggota komunitas sejumlah 175 juta yang terdaftar di spreadfirefox.com. Pada hari peluncurannya, seluruh anggotanya tersebut direncanakan untuk melakukan pesta download sekaligus memampang pengumuman tersebut di situs-situs dan blog. Tidak hanya itu, Mozilla juga mengatakan bahwa sekira lebih dari 43 ribu orang di Inggris telah siap men-download Firefox 3 pada hari peluncurannya..(Okezone)

Download Firefox 3.0

(D-software.org)

Setelah Sukses dengan Google Earth, Para ilmuan Mountain View (kota markas google) kini mencoba mengeplorasi kedalam laut. Bukan hanya laut, tetapi juga dasarlautnya.

“Peta ini nantinya disuguhkan dalam format 3D. Software ini akan memungkinkan penggunanya untuk melihat-lihat isi lautan dengan tombol navigasi.”

Kedepan, rencana pengembangan software ini adalah penambahan dengan data-data penting seputar dasar laut seperti: Kondisi cuaca disekitar laut tersebut, jenis coral yang hidup di Dasar lautan itu, Bangkai kapal terkenal yang ada di dasar lautan itu, dan tak ketinggalan arus lautan itu.

Goal utama dari Google ocean ini sendiri adalah membuat foto beresolusi tinggi (setinggi mungkin) agar nantinya software ini bukan hanya bisa dijadikan informasi tetapi juga bahan penelitian bawah laut.

Seperti layaknya google Earth, Google ocean ini nantinya juga dirancang “internet base”. jadi, Anda harus mengakses database mereka untuk mendapatkan gambar dasar laut yang Anda cari.

Kita tunggu saja kapan software ini akan rampung dan diluncurkan ke publik. Ya.. mengingat explorasi bawah laut ini tentunya akan lebih sulit daripada permukaan bumi.

Sebelumnya, google map juga sudah mempunyai peta bangkai kapal, peta kabel bawah laut, peta suhu laut, dll. (Rileks.com)

WWW ditemukan pada tahun 1990 oleh Tim Berners-Lee dan dipublikasikan pada 1993

World Wide Web (www) atau jaringan internet dunia dinyatakan masih dalam masa pertumbuhan. Bahkan kemungkinan besar, jaringan internet masih bisa digali lebih dalam lagi.

Hal ini dikemukakan oleh penemu jaringan internet dunia (www) Tim Berners-Lee pada perayaan 15 tahun penemuan web pada tanggal 30 April lalu. Menurut Berners-Lee, dirinya dan rekan kerjanya di laboratorium CERN masih bisa mengembangkan web menjadi hal yang lain. Sesuatu yang pasti untuk kepentingan yang baik bagi masyarakat.

“Hasil yang menarik dari penemuan ini adalah semua orang telah membangun sistem sosial yang baru, sistem pemikiran baru dan bahkan sistem pemerintahan yang baru. Saya harap internet juga mampu membuat cara baru untuk saling bekerja sama secara efektif dan setara sehingga kita bisa menggunakan cara tersebut untuk mengatur hidup kita sendiri di bumi ini,” ujar Berners-Lee seperti dikutip melalui AFP, Jumat (2/5/2008).

Berners-Lee dan teman-teman sejawatnya menemukan teknologi internet pada tahun 1990 di laboratorium Fisika CERN yang terletak di perbatasan Perancis dan Swiss. Kemudian pada tahun 1993, setelah Berners-Lee membujuk bos-nya untuk menyediakan kode program tersebut secara gratis, World Wide Web dipublikasikan ke seluruh dunia sehingga semua masyarakat dapat menggunakannya.

Jaringan internet, yang selalu menggunakan singkatan www di awal setiap alamat, merupakan jaringan yang dapat ditemui di mana-mana, yang ditujukan agar masyarakat dapat saling bertukar informasi. Hingga saat ini diperkirakan terdapat 165 juta situs yang ada di Internet. Bahkan Berners-Lee memprediksi bahwa suatu saat jaringan tersebut akan memungkinkan semua informasi di dunia akan berada di ujung jari setiap masyarakat. Meningkatnya aksesibilitas Internet ini dikarenakan CERN tidak dipublikasikan secara komersil.

“Kemudahan masyarakat menggunakan www tanpa bandrol harga merupakan salah satu hal yang menyebabkan internet semakin marak. Ini merupakan upaya kami meyakinkan orang-orang di CERN bahwa hal ini akan menjadi besar dan membuat ketergantungan masyarakat,” ujar Berners-Lee.

Pada saat yang bersamaan ketika www ditemukan, Universitas Minnesota di Amerika pun telah berhasil mengembangkan Gopher, sebuah aplikasi yang juga menawarkan keterhubungan dokumen dan data di internet. Namun tidak seperti www, Gopher tidak terlalu booming karena pihak universitas mengkomersilkan aplikasi tersebut. (Okezone)

Internet merupakan sebuah hutan belantara dengan sekitar 150.000.000 website aktif. Andai jika tidak ada search engine, menemukan informasi berguna di internet dapat memakan waktu. Walau fasilitas search engine telah ada selama bertahun-tahun, tampaknya google lebih unggul daripada search engine lainnya. Apa sih keunggulan algoritma google dibanding search engine lainnya?

Google menampilkan hasil pencarian berdasarkan banyak faktor, yang menentukan ranking sebuah website pada search engine results page (SERP). Google telah mengalahkan website-website lain sebagai website yang paling banyak dikunjungi di dunia. Tentu saja ini berarti mendapatkan tempat duduk terbaik di Google SERP berarti peningkatan jumlah pengunjung dalam jumlah yang sangat besar.

Dasar pencarian search engine Google serupa dengan search engine lainnya. Program otomatis yang disebut spiders atau crawlers menjelajahi website demi website dan membuat index yang memuat kata-kata kunci. Kata kunci ini yang dipanggil ketika pengguna google mencari informasi. Sebuah program spider atau crawler juga memiliki kelebihan-kelebihan khusus seperti mendeteksi website yang hanya membawa user ke website lain (reddirection).

Lokasi keyword juga memegang peran pada bagaimana google menemukan webiste-website. Walau Google mencari keyword di semua halaman sebuah website, beberapa seksi seperti webpage title dan headings berperan lebih penting dari halaman-halaman lainnya. Meta keyword juga diperhitungkan walau keyword yang terlalu banyak justru membuat Google mengabaikan semua meta keyword yang ada.

Sistem PageRank

Fitur Google yang paling penting adalah sistem PageRank, sebuah proses otomatis yang menentukan lokasi hasil pencarian. Bagaimana Google menentukan PageRank ini merupakan suatu hal yang rahasia. Yang pasti, beberapa hal yang menjadi pertimbangan PageRank adalah sebagai berikut:

*Untuk setiap hasil pencarian, PageRank akan menambahkan nilai pada website-website yang ditampilkan.
*Link sebuah website dengan website-website lain menambah jumlah nilai PageRank. Logikanya adalah website dengan isi berkualitas akan mendapatkan lebih banyak direferensikan oleh website-website lain daripada website yang biasa-biasa saja.
*Tidak semua voting bernilai sama. Voting dari website yang memiliki PageRank tinggi memberi nilai lebih dibanding dari website dengan PageRank rendah. Hal ini mencegah orang-orang meningkatkan nilai PageRank mereka dengan membuat website-website kosong yang me-link website utama mereka.
*Sebuah website yang melink banyak website memberi nilai lebih sedikit pada website-website yang di-link dibandingkandengan website yang melink beberapa website.
*Seberapa lama sebuah website telah berdiri menambah nilai PageRank.
*Kekuatan nama domain sebuah website menambah nilai PageRank.
*Beberapa orang berkata bahwa Google menggunakan sebuah grup orang-orang untuk mengevaluasi hasil search enginenya secara manual namun Google menentang hal ini.

Google juga tidak menjual posisi pencariannya. Semua website yang muncul pada hasil Google SERP murni hasil dari PageRank. Google tidak menjual posisi pencarian namun Google menyediakan ruang khusus di bagian kanan untuk sponsor-sponsor yang bersangkutan dengan hasil pencarian.

Dengan mengetahui cara kerja Google ini, diharapkan para webmaster dapat memanfaatkan Google sebaik mungkin dan meningkatkan trafik mereka.(Ketok.com)